Tertarik Bumdes, DPRD Halmahera Selatan Berkunjung ke Gresik

by / Jumat, 12 Januari 2018 / Published in Uncategorized

BeritaGresik.com – Tertarik dengan proses Pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) serta suksesnya pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Gresik, DPRD Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, berguru ke Gresik.

Kedatangan rombongan Komisi I DPRD Kabupaten Halmahera Selatan yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD setempat, Asnawi diterima Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Tursilo Hariogi di Ruang Graita Eka Praja, Rabu (28/2/2018).

Didampingi Kepala bagian Hukum Edy Hadi Siswoyo, Kepala Bagian Pemerintahan Yusuf Ansori dan Badan Perencanaan Pembangunan dan Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan, Bapelitbangda Juni Budi Astuti dan Kabag Humas dan Protokol Suyono Tursilo, Hariogi banyak memberikan penjelasan tentang keinginan DPRD Halmahera itu.

“Pada 29 Oktober 2017, Kami sukses melaksanakan Pilkades serentak di 19 Desa se Kabupaten Gresik. Kami katakan sukses karena pada pelaksanaannya sampai pada pelantikan kades terpilih berjalan lancar. Karena sejak awal kami sudah mempersiapkan sedemikian rupa aturan perundang-undangannya,” tandasnya.

Tursilo juga menyampaikan bahwa pada tahun 2019 yang akan datang, Kabupaten Gresik juga akan melaksanakan pilkades serentak pada 263 Desa se Kabupaten Gresik.

Sementara terkait Bumdes, ia mengatakan jika semua desa di Gresik sudah terbentuk Bumdes. Tursilo menambahkan, bahwa pihaknya sudah mengupayakan Bumdes di Gresik untuk bisa memberikan nilai lebih dalam kegiatan ekonomi di pedesaan.

“Beberapa saat yang lalu, kami mengadakan kerjasama dengan Pertamina untuk penyaluran LPG 3 kilogram ke masyarakat. Kerjasama juga dilakukan dengan PT Wilmar Nabati dan PT Unilever untuk memasarkan produk mereka ke desa-desa dimana BumDes itu berada. Bahkan saya telah menjajaki kemungkinan menjadi penyalur puput PT Petrokimia Gresik,” paparnya.

Keterlibatan BumDes dalam hal distribusi barang dikatakab akan memotong rantai distribusi, sehingga masyarakat akan mendapatkan harga barang yang lebih murah.

“Tentu saja Bumdes sebagai agen perekonomian desa sesuai Permendes 4/2015 dan Perda Kabupaten Gresik nomer 3 tahun 2017 segera terwujud,” pungkasnya.

TOP